Program Pendidikan
Program Pendidikan
Pendidikan di Islamic Boarding School Nuruzzaman (IBSN)
jenjang SMP dan
SMA merujuk kepada Kementrian Pendidikan
dan
Kebudayaan serta pola pembelajaran
keagamaan/ pesantren dengan referensi utama yakni Al-Qur’an dan As-Sunah (Hadits)
ditambah dengan berbagai khazanah intelektual para Ulama
melalui Ijma dan Qiyas.
Rekayasa kurikulum
dilakukan agar IBSN memiliki keunggulan program dan sistem.
Implementasi kurikulum meliputi
integrasi kurikulum keagamaan/ pesantren dengan
kurikulum Kemendikbud, yakni dengan
masuknya berbagai Mulok (muatan lokal) keagamaan.
Aplikasi
di lapangan dalam pembelajaran disajikan beberapa kegiatan pembelajaran sebagai berikut:
- Kelas Tahfizh Al-Qur’an, penerapannya
setiap pagi mulai pukul
07.00 – 08.30 seluruh
santri/ murid wajib menghafal Al-Quran minimal 5 ayat/ hari, targetnya diprediksi sesudah 3 tahun dapat hafal 15 juz. Namun pada implementasi di lapangan setiap santri/ murid bisa melebihi 5 ayat bahkan ada yang sampai 15- 20 ayat per-hari sehingga bisa
hafal 1-2 tahun, dengan tanpa terganggu oleh kurikulum kemendikbud.
- Kelas Tahfizh Kitab
Kuning, kelas
kitab
kuning diperuntukkan
bagi santri/ murid yang lebih menyenangi kitab-kitab klasik meliputi: tafsir al-qur’an, tauhid, akhlak, fiqih & tarikh. Pembelajarannya tiap sore, malam dan shubuh. Targetnya diprediksi santri/ murid
mampu memahami
kitab
kuning.
- Kelas Conversation, kelas berbahasa Inggris dikhususkan bagi santri/murid yang
memiliki minat dan hobi berbahasa Inggris
melebihi teman-temannya, diberikan aplikasi kelas conversation
3 kali dalam sepekan.
- Kelas Muhadatsah, kelas percakapan bahasa Arab, insyaAllah mampu membantu
santri/murid yang memiliki minat besar melanjutkan studi ke Timur Tengah sebagai bekal pendamping utama tahfizh
al-qur’an.
- Kelas OSN, kelas MIPA (matematika & ilmu pengetahuan alam) diperuntukkan bagi santri/ murid yang dipilih langsung oleh guru bidang studi tersebut, untuk persiapan OSN (Olimpiade Sains
Nasional)
- Kelas Ekstrakurikuler, program ekskul walaupun tidak termasuk kokurikuler (kurikulum
wajib), namun keberadaannya tidak bisa dipandang enteng, ada yang termasuk ekskul wajib dan pilihan. Realitas di
lapangan banyak santri/murid memiliki talenta di bidang
ekskul.








